Tentang Mimpi

TENTANG MIMPI

Kuingat sebuah rumah di antara rimbunan ketapang. Pintu garasi yang engselnya berkarat, serakan kerikil putih di jalan masuk dan sebuah ayunan yang kelak akan berkisah tentang sepotong hati yang tak pernah mengeluh.

"Inilah saat bagimu untuk pulang." desakmu
"Dengan cara bagaimana aku seharusnya pulang?" batinku
"Pilihlah cara seperti matahari menghangatkan kembang hutan." jawabmu seolah menjalari raguku

Akupun memeluk erat hening, melesat jauh ke pusaran mimpi bagai malam yang menggelapkan tubuhnya, mencambuk waktu.

Aku terbangun, menatap rumah yang tak lagi persis sama. Segala seperti gerimis, jatuh satu-satu. Pada ayunan itu tubuhku membeku menggantung pada talinya, melingkari leherku gemparkan mimpi.

"Aku kini benar-benar pulang pada hati yang tak pernah kumiliki."


0 Response to "Tentang Mimpi"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan lagi santun ya :)