Kuziarahi Matamu

Kuziarahi Matamu

Malam kini tak lagi setia padamu
hujanpun selalu berubah warna
menyinggahi matamu
Takdir beranak pinak pada pupil
menyeret pergi semua cahaya yang hidup
Kuburu namun kian tirus
pendarpun lenyap dipenggal mantra
bukan doa

Ketika kuziarahi matamu
kubawakan melati yang paling putih
Kukenakan gaun terhitam serupa kenangan
Pada akhirnya kita terjebak duri sunyi
tak tahu bagaimana temukan Tuhan

Lihat, airmatamu tak kuasa menyembuhkan, sayang
kita hanya kuasa mengutuk kegelapan
laksana penyair yang matikan Abathi
dan diperkosa sejuta nyala iman

Apa kau tahu segala muasal yang tak kukenal?

Saatnya kuziarahi tubuhmu
bukan lagi bintik kuning matamu
yang khianat padaNYA

0 Response to "Kuziarahi Matamu"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan lagi santun ya :)