Sepi Itu Membunuh


Sepi itu rasanya seperti berada di tengah lautan seorang diri. Tanpa kompas, tanpa bekal, tanpa telepon satelit, tanpa gitar dan tanpa percakapan diri. Saking sepinya desir angin dikira bisikan, debur ombak dikira dengkuran seseorang.

Katanya kadang sepi bisa membunuh.
Bisa jadi !!!
Karena alam bawah sadar kita terkadang usil, merajuk kepada otak agar merayu tangan refleks mengambil apapun yang bisa menyakiti dan membunuh diri sendiri.
Sepi itu bisa muncul mendadak menguji nyali. Entah di kamar, di dapur, di kebun binatang, di keramaian jalan, di pinggir danau, di Mall bahkan di dalam toilet.

Menakutkan ???  Memang....

Kalaupun tidak membunuh raga, sepi sanggup membunuh jiwa dalam bertahun- tahun sisa hidupmu.
Jafi bunuhlah sepi itu terlebih dulu, sebelum sepi membunuhmu sambil tersenyum


Inspirasi Pilihan :

Suratku Untuk Ayah

0 Response to "Sepi Itu Membunuh"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan lagi santun ya :)